Hanwha Life Hadirkan AI FA untuk Tingkatkan Layanan Agen dan Penasihat Keuangan
Hanwha Life memperkenalkan Artificial Intelligence Financial Advisor (AI FA) sebagai solusi penasihat keuangan berbasis kecerdasan buatan di Indonesia. Peluncuran teknologi tersebut menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan sekaligus menandai 12 tahun operasional Hanwha Life di pasar Indonesia.
Baca Juga “Choice Hotels luncurkan teknologi AI baru untuk tingkatkan pendapatan dan efisiensi waralaba“
AI FA dirancang untuk membantu penasihat keuangan, agen, dan tenaga pemasar dalam meningkatkan kualitas layanan konsultasi kepada nasabah. Teknologi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengolah informasi asuransi dan finansial secara cepat, ringkas, dan mudah dipahami.
Menurut Chang Woo Han, perusahaan ingin mengintegrasikan teknologi AI ke seluruh perjalanan kerja tenaga pemasaran, mulai dari pelatihan awal hingga layanan purna jual kepada nasabah.
Ia menegaskan bahwa teknologi AI tidak digunakan untuk menggantikan peran manusia, melainkan mendukung kualitas interaksi dan efektivitas konsultasi finansial yang lebih personal.
AI FA Bantu Agen Susun Konsultasi Lebih Efektif
Hanwha Life menjelaskan bahwa AI FA memiliki fitur percakapan digital yang memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan langsung terkait produk asuransi dan layanan keuangan.
Melalui sistem tersebut, agen dan tenaga pemasar dapat memperoleh penjelasan mengenai manfaat produk, fitur perlindungan, hingga perbandingan layanan secara lebih cepat. Teknologi ini juga membantu penyusunan materi konsultasi yang lebih relevan dengan kebutuhan nasabah.
Saat ini, AI FA masih difokuskan untuk mendukung tahap persiapan pertemuan dengan pelanggan. Penasihat keuangan dapat menggunakan wawasan dari AI guna memahami kebutuhan calon nasabah sebelum proses konsultasi berlangsung.
Pendekatan tersebut dinilai membantu meningkatkan konsistensi informasi sekaligus memperkuat kualitas komunikasi antara tenaga pemasaran dan pelanggan.
Hanwha Life Gabungkan AI dan Pendekatan Manusiawi
Hanwha Life menekankan bahwa sistem AI FA dikembangkan dengan konsep hybrid antara AI Agent dan Human Agent. Melalui pendekatan ini, kecerdasan buatan bertugas memberikan informasi awal secara cepat dan praktis.
Sementara itu, proses konsultasi mendalam dan rekomendasi akhir tetap dilakukan oleh penasihat keuangan profesional yang telah memiliki pelatihan dan sertifikasi sesuai regulasi industri asuransi Indonesia.
Chang Woo Han menyebut kombinasi teknologi AI dan pendekatan manusiawi penting untuk membangun pemahaman nasabah terhadap produk perlindungan yang sesuai kebutuhan masing-masing individu.
Menurutnya, interaksi personal masih menjadi elemen utama dalam layanan keuangan dan asuransi. Karena itu, AI diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan performa tenaga pemasaran, bukan menggantikan hubungan manusia dengan pelanggan.
Keamanan Data Jadi Prioritas Pengembangan AI
Dalam implementasi teknologi AI, Hanwha Life juga menempatkan keamanan digital dan reliabilitas data sebagai prioritas utama. Perusahaan menyatakan seluruh informasi yang digunakan dalam sistem AI FA melalui proses validasi internal dan pengelolaan data berkelanjutan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi informasi yang diterima agen maupun nasabah tetap sesuai standar industri keuangan dan asuransi.
Perusahaan juga menyebut sistem AI FA akan terus diperbarui mengikuti perkembangan produk, perubahan regulasi, serta kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di era digital.
Nasabah Akan Dapat Akses Langsung ke AI FA
Pada tahap berikutnya, Hanwha Life berencana membuka akses AI FA secara langsung bagi nasabah dan calon nasabah. Langkah ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai produk perlindungan dan layanan finansial.
Melalui akses langsung tersebut, pelanggan nantinya dapat mencari informasi dasar terkait asuransi sebelum berkonsultasi lebih lanjut dengan agen profesional.
Hanwha Life menilai penggunaan AI dalam layanan keuangan akan semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang cepat, praktis, dan personal.
Transformasi Digital Hanwha Life Raih Penghargaan Nasional
Transformasi digital yang dilakukan Hanwha Life juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pada kuartal pertama 2026, perusahaan meraih penghargaan Indonesia Top Digital Innovation Award 2026 dari The Iconomics.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Lindawati Soebiantoro pada Februari 2026.
Selanjutnya, pada April 2026, Alexander Febriano Widjanarko juga menerima penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards 2026 atas kontribusi perusahaan dalam pengembangan inovasi digital di sektor asuransi.
Hanwha Life berharap pengembangan AI FA dapat memperkuat ekosistem layanan asuransi yang lebih modern, inklusif, dan terpercaya bagi tenaga pemasar maupun nasabah di Indonesia.
Baca Juga “Pemprov Kepri dan DPD RI Bersinergi Percepat Transformasi Digital UMKM dengan Memanfaatkan Teknologi AI“